Wednesday, 13 April 2016

Kebenaran Alqur'an Kun Fayakun

Salamun Alaikum wahai para saudara ku..

dihari siang bolong ini saya ingin menterjamahkan, sebuah ayat dari kebenaran Alqur'an yang nyata

Penjelasan

“Innama amruhu idza arada syaian an yaqula lahu kun fayakun.” (Sesungguhnya urusannya-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya, “Jadilah!” Maka jadilah ia,” Qs. Yasin [36]:82).

Ayat mulia ini merupakan salah satu ayat unggul al-Qur’an yang mendeskripsikan kalimat pengadaan dan penjadian dan menyatakan, “Allah Swt dalam menjadikan dan mengadakan segala sesuatu yang kejadiannya dikehendaki, tidak membutuhkan kepada sesuatu yang lain kecuali kepada Dzat-Nya sendiri,

Yang dimaksud dengan bacaan “amr” pada ayat yang menjadi obyek bahasan adalah “sya’n” (urusan, kedudukan) artinya ayat tersebut ingin menandaskan, “Urusan (kedudukan) Tuhan tatkala menghendaki penciptaan satu makhluk dari seluruh makhluk adalah demikian, bukan bermaksud amr (perintah) sebagai lawan nahi (larangan). Tatkala Tuhan ingin menciptakan satu entitas (makhluk) maka Dia menggunakan kalimat “amr.” Karena itu, makna kalimat “idzâ aradâ” adalah bahwa tatkala segala sesuatu berada dalam obyek kehendak Tuhan, maka sya’n (kedudukan atau urusan) Tuhan adalah berkata kepada sesuatu tersebut untuk menjadi (kun) dan maka jadilah ia (fayakun). Namun yang menjadi titik tekan di sini bukan lafaz “kun” melainkan kehendak (iradah) Tuhan. Demikian juga dalam kondisi ini obyek bicara Tuhan juga bukanlah obyek yang memiliki indra pendengaran dan mendengarkan pembicaraan dengan dua telinganya kemudian mengada, lantaran apabila obyek bicara sudah mewujud (sebelumnya) maka tidak perlu lagi diwujudkan.  Karena itu, ayat yang menjadi obyek bahasan merupakan sebuah firman yang mengandung analogi dan karena Dzat Allah Swt apabila mengendaki wujudnya segala sesuatu maka tanpa ada jeda dan selisih akan segera mewujud.

kebenaran kata kun Allah SWT

“Innama amruhu idza arada syaian an yaqula lahu kun fayakun.”
ayat diatas,
sebenarnya bukan lah ucapan atau tulisan manusia, melainkan hakikatnya ayat tersebut sudah lama tersimpan di ummul kitab atau lahul mafhuz, maka dari itu, jika kita makhrifat kan semula jadi nya ayat tersebut, maka atas kehendak Allah SWT, maqom ayat tersebut akan hidup sebagaimana keyakinan dan kedekatan diri hati orang yang membacanya kepada Sang Maha Kuasa
sebagai seorang penulis di blog ini, saya bukan lah termasuk orang yang paling dekat kepada ALlah SWT, akan tetapi orang yang berusaha mungkin mencari jalan untuk mendekatkan diri hati kepada Nya, Alhamdulillah, setiap ada penyakit yang serius, namun lebih banyak ke penyakit yang bersifat denyut, contoh sakit gigi, reumatik, sakit tulang, dan setiap penyakit yang membuat diri kita sakit berdenyut.
walaupun tahap ingin menjadi orang yang deka diri hati kepada Nya, namun dengan esentias atau kebenaran ayat tersebut maka Allah SWT mengabulkan apa yang kita panjatkan.. sebagaimana kita meniatkan untuk kesembuhan dari penyakit yang diderita

dalam praktek untuk penyembuhan, ayat yasin di atas dapat dibaca dengan bersuara namun tidak keras dan yakin pasti dan jelas serta telah paham apa makna nya, yang tak lain ialah :

Sesungguhnya urusannya-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya, “Jadilah!” Maka jadilah ia

sebelum membaca, tempelkan ujung jari ketempat yang sakit berdenyut, (tekan agak dalam dan usahakan cari denyut nadi didaerah yang sakit) lalu bacakan ayat diatas dengan tartil dan sampai kata "KUN" berhenti membaca, pokuskan kepada denyut yang berirama naik turun disekitar tempat yg sakit, lalu berdoa kepada Nya didalam hati dengan meminta izin atas kekuasaan Nya mencabut penyakit, lalu ketika jari kita merasakan bagian sakit berdenyut keatas, tarik ujung jari yg ditempel tadi dengan niat menarik penyakit, sambil melanjutkan bacaan ayat "FAYAKUN", lalu lemparkan ke ruang atau arah yang kosong dengan niat penyakit nya dibuang. insya Allah cukup sekali baca, rasa sakit berdenyut yg diderita 50% hilang mendadak, dan jika diulangi sampai ketiga kalinya, mudah2an langsung diberikan kesembuhan dari Allah SWT.


Ending

Demikian lah sedikit penjelasan atas kebenaran ayat Alquran yg saya jelaskan dengan ringkas, jika ada yg perlu di jelaskan kembali, silahkan berkomentar agar saya juga dapat mengerti dari cara menulis penyampaian yang lebih mudah lagi. dan sebenarnya manfaat dan makhrifat dari ayat yasin KUN FAYAKUN ada lagi yang lebih besar dan tersembunyi, insya Allah jika dikehendaki Allah SWT, kita diberi petunjuk Nya. Aaminn

Wassalam




0 komentar:

Post a Comment

Salamun 'alaik..
Bacalah basmalah sebelum memulai sesuatu